Top Social

Definisi, Tujuan dan Fungsi Hukum

|

Definisi, Tujuan dan Fungsi Hukum
Oleh Hana Bilqisthi, 1006664016

Judul : Norma Sosial dan Hukum
Pengarang: DR. Drs. H. Zakky Mubarak,MA., dkk.
Data Publikasi : Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Terintregasi Buku Ajar II, Agustus 2010

Immanuel Kant pada 200 tahun lalu pernah menulis “Noch suchen die Juristen eine Definition zu ihrem Begriffe von Recht” (masih juga para sarjana hukum mencari-cari suatu definisi hukum). Ucapan tersebut masih berlaku hingga saat ini karena pembatasan hukum yang ada belum pernah memberi kepuasaan.Hukum memiliki berbagai definisi dari segi macam, aspek, dan ruang lingkup. Bahkan para ahli memiliki definisi yang berbeda. Drs. E. Utrecht, S. H. (1989) memberi batasan hukum sebagai berikut “Hukum itu adalah himpunan peraturan-peraturan (perintah-perintah dan larangan-larangan) yang mengatur tata-tertib suatu masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu.”  Sementara menurut Purnadi Perbacaraka, pengertian hukum dapat dilihat dari cara-cara merealisasikan hukum tersebut dan bagaimana pengertian masyarakat terhadap hukum, yang antara lain:
            1. Hukum sebagai ilmu peengetahuan
            2. Hukum sebagai disiplin
            3. Hukum sebagai tata hukum
            4. Hukum sebagai petugas (hukum)
            5. Hukum sebagai keputusan penguasa
            6. Hukum sebagai proses pemerintahan
            7. Hukum sebagai perilakua yang ajeg atau sikap tindak yang teratur
            8. Hukum sebagai jalinan nilai nilai, (Purbacaraka, 1982: 12)
Sebagai pegangan, kita dapat menggunakan kedua definisi di atas.
Tujuan hukum sendiri ada bermacam-macam tergantung definisi hukum yang digunakan. Menurut teori etis (etische theorie) yang pertama kali dikemukakan oleh Aristoteles, hukum hanya semata-mata mewujudkan keadilan. Namun pada kenyataannya hukum juga bertujuan mengatur dirinya, misalnya aturan tentang berlalu lintas. Beberapa ahli hukum berpendapat hukum bertujuan untuk kedamaian dan menjamin adanya kepastian hukum.

Fungsi hukum sendiri bersifat fleksibel karena berkembang sejalan perkembangan manusia. Namun secara garis besar, fungsi hukum dapat dilihat sebagai sarana pengendalian sosial yaitu fungsi hukum yang menjalankan tugas untuk mempertahankan ketertiban atau pola kehidupan yang ada. Hukum juga berfungsi sebagai social engineering─sarana melakukan perubahan-perubahan atau rekayasa sosial dalam masyarakat.



Daftar pustaka
Kansil, C.S.T. drs. S.H. (1989) Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung :D
Yang menulis belum tentu lebih pintar dari yang membaca
Jadi, silahkan kalau mau memberikan kritik, saran, umpan balik & pujian.
:D

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature