Top Social

Kaidah atau Norma Etika

|

Kaidah atau Norma Etika
oleh Hana Bilqisthi/1006664016


Norma etika atau moral yang lazim pada etika normatif yaitu hati nurani, kebebasan dan tanggung jawab, nilai dan norma, hak dan kewajiban.

Hati Nurani
Hati Nurani adalah penghayatan mengenai hal yang dianggap baik dan buruk dan berkaitan dengan tindakan atau perilaku manusia. Hati nurani dikendalikan oleh kesadaran manusia. Kesadaran manusia adalah kemampuan untuk merefleksikan dirinya dengan lebih baik tentang yang telah diperbuatnya. Penilaian hati nurani ada dua, yaitu yang bersifat retrospektik (di masa lalu) dan prospektif (masa yang akan datang). Hati nurani diperlukan agar kkepribadian etis terjaga dengan baik.

Kebebasan dan Tanggung Jawab
            Kebebasan adalah hak yang sangat manusiawi dimiliki manusia. Kebebasan dalam bahasa Indonesia berasal dari kata bebas yang berarti tidak ada pembatasan atau tidak dibatasi oleh apapun. Tetapi hal tersebut tidak berarti kita dapat berperilaku sesuai kehendak kita. Manusia sebagai makhluk sosial, harus menyadari kebebasan terbatas oleh kenyataan bahwa dirinya adalah anggota masyarakat dan berada pada lingkup yang dibatasi oleh keadaan, peristiwa, situasi, ruang, waktu, dan aturan.
            Dengan pembatasan yang ada, kebebasan seseorang harus menentukan sikap atau tindakan yang tepat sesuai keinginan tanpa merugikan orang lain. Menentukan sikap dan keinginan yang tepat adalah bentuk tanggung jawab kita. Seseorang tidak diperkenankan melemparkan tanggung jawabnya kepada orang lain dan bertanggung jawablah sesuai tugasnya.



Hak dan Kewajiban
            Secara hakiki, ketika lahir manusia memiliki hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban selalu berdampingan. Hak merupakan klaim yang dibuat oleh orang atau kelompok yang satu terhadap yang lain atau terhadap masyarakat. Jenis hak yang berkaitan dengan moral adalah hak legal, hak khusus dan hak umum, hak individual dan hak sosial, hak positif dan negatif, dan hak moral.
            Hak legal adalah hak yang didasarkan atas hukum yang berlaku. Hak khusus adalah hak yang dimiliki seseorang atau beberapa orang yang timbul karena adanya relasi antara beberapa orang dan fungsi khusus. Hak umum adalah hak yang diberikan kepada sesorang karena ia adalah manusia sering disebut human right. Hak individual adalah hak yang dimiliki individu terhadap negara atau suatu masyarakat.  Hak sosial adalah hak yang diperoleh ketika sesorang menjadi bagian dari masyarakat dan berinteraksi dengan anggota masyarakat lainnya. Hak positif adalah hak yang timbul karena seseorang atau  kelompok bertindak kepada orang tersebut. Hak negatif adalah hak seseorang bebas mendapatkan atau menginginkan sesuatu.
            Sementara kewajiban tergantung pada hak-hak yang diperoleh seseorang. Menurut JS. Mill (bertens, 2001 : 194-196) kewajiban dengan hak orang lain disebut kewajiban sempurna, karena adanya prinsip keadilan. Sedang kewajiban yang tidak terkait dengan hak orang lain disebut kewajiban tidak sempurna karena tidak adanya unsur keadilan.







Daftar Pustaka

Meliono, Irmayanti., dkk. 2010. Buku Ajar I Logika, Filsafat Ilmu dan Pancasila. Jakarta : Badan Penerbit FKUI.
Mizkow, Janel. “Membangun Indonesia yang Beretika”. http://mediaindonesia.com/membangun-indonesia-beretika.htm. (12 September 2010)
Utorodewo, Felicia N., dkk. 2010. Bahasa Indonesia Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah. Jakarta : Badan Penerbit FKUI.
Wikipedia. “Hak”. http://id.wikipedia.org/wiki/Hak. (14 September 2010)


Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung :D
Yang menulis belum tentu lebih pintar dari yang membaca
Jadi, silahkan kalau mau memberikan kritik, saran, umpan balik & pujian.
:D

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature