Top Social

Pengalaman Pre-marital Check Up di RS Mitra Keluarga Depok

|


Assalamualaikum Good People, apa kabar? Long time, no see! :D

Kali ini, Hana akan bercerita pengalaman Pre-marital Check Up di RS Mitra Keluarga Depok.

Pada hari Sabtu lalu tanggal 24 Februari 2018, Hana bersama calon suami Hana, Mufid pergi melakukan pre-marital check up di RS Mitra Keluarga Depok.

Biaya pre-marital check up di RS Mitra Keluarga Depok selama 2018 adalah Rp 990.000 untuk pria dan Rp 3.090.000 untuk wanita. Namun, di tanggal 14 Februari hingga 14 Maret lalu ada promo valentine sehingga biayanya Rp 693.000 untuk pria dan Rp 2.163.000 untuk wanita.

Untuk alasan kenapa perlu pre-marital check up, bisa baca


Sebelumnya Mufid telah membuat janji terlebih dulu ke RS Mitra Depok via telp tanggal 21 Februari,  administrasi sisanya diselesaikan pas hari H. Selesai telp, Mufid memberi tahu persiapan pre-marital check up bahwa kami berdua diminta berpuasa (tidak makan dari jam 8 malam, boleh minum hanya air putih)  dan untuk Hana: tidak dalam keadaan haid. Kalau haid, maka nanti perlu reschedule.
Tadinya mau sekalian vaksin HPV tapi ternyata untuk vaksin: enggak bisa sekalian, perlu konsultasi dari dokter dulu. Hasil MCUnya bisa diambil minggu depannya. Plus, sama ketemu dokter di minggu depannya. Kalau mau vaksin HPV, harus cek pap smear dulu.


Berikut jenis tes/pemeriksaan pre marital check up yang ada di RS Mitra Keluarga Depok:
Pra Nikah Wanita

1. Pemeriksaan Fisik oleh Dokter Umum

2. Konseling dengan Psikolog

3. Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan & Kebidanan

4. USG Kandungan

5. Laboratorium

Darah Lengkap, Gula Darah Puasa, Gula Darah PP, Golongan Darah & Rhesus, HbsAg, Anti Hbs, VDRL
Anti Toxoplasma (IgM, IgC), Anti Rubella (IgM, IgC), Anti CMVÂ (IgM, IgC)


Pemeriksaan Optional
 -Anti HIV
 -Anti HCV Total (Hepatitis C)

Pra Nikah Pria

1. Pemeriksaan Fisik oleh Dokter Umum 

2. Konseling dengan Psikolog

3. Laboratorium

Darah Lengkap, Gula Darah Puasa, Gula Darah PP, Golongan Darah & Rhesus, HbsAg, Anti Hbs, VDRL



Pemeriksaan Optional
 -Anti HIV
 -Anti HCV Total (Hepatitis C)


Kami tiba di rumah sakit pukul 08.30 WIB, antri untuk pengisian formulir.
Saat mengisi formulir, kami diberi tahu bahwa kami belum dijadwalkan konsultasi dengan psikolog dan bertanya apakah kami akan tetap mempertahankan komponen tersebut, jika tidak, biayanya akan dikurangi. Biaya konsultasi psikolog itu Rp 300.000/orang. Kami memutuskan untuk tidak ikut konsultasi dengan psikolog. Selain itu, kami juga diberi tahu bahwa untuk paket promo tidak termasuk Pemeriksaan Optional Anti HIV dan Anti HCV Total (Hepatitis C). Mendengar hal tersebut, kami sempat berpikir untuk batal pakai paket promo. Akan tetapi, pihak rumah sakit menyarakan jika tidak ada histori premarital seks dan pemakaian jarum suntik maka tidak masalah jika tidak ada pemeriksaan optional sehingga kami pun tetap memilih paket promo.

Selesai administrasi, kami kembali mengantri dan kemudian dipanggil untuk disuntik untuk pengambilan darah. Nama kami dipanggil satu-satu, dimulai dari aku kemudian Mufid.
Selesai pengambilan darah, Mufid bilang dia menyesal tidak menawari diri untuk menemaniku tapi aku jawab tidak perlu.

Kemudian kami diberi voucher untuk sarapan di kantin dan kami mendapat menu roti selai strawberry, susu manis (kayaknya susu Dancow), dan telur rebus. Saat makan, Mufid bilang akan dilakukan pengambilan darah lagi dua jam setelah makan, untuk mengetes gula darah.  elesai makan, kami mengantri lagi untuk konsultasi dokter umum. Dokternya ramah. Sebelum melakukan pemeriksaan, kami ditanya histori riwayat penyakit seperti: pernah operasi/dirawat tidak, alergi, penyakit turunan yang diderita ortu.

Selesai diperiksa oleh dokter umum, Hana diperiksa oleh dokter kandungan. Pas di dokter kandungan, Hana ditanya terakhir haid kapan dan siklus haid hana. Hana jawab terakhir haid akhir Januari dan siklus haid hana biasanya 30-40 hari. Seneng banget pas dokter bilang kalau siklus Hana tersebut masih normal. Kata Dokternya siklus haid normal jaraknya 28-42 hari. Soalnya selama ini Hana mengira siklus Hana ga normal karena jaraknya lebih dari 28 hari. Kemudian rahim Hana di USG dan kata dokter rahimnya normal dan bersih. Yeay! Alhamdulillah :D Terus dokternya juga tanya tanggal menikah dan menyarankan Hana untuk minum asam folat 3 bulan sebelum menikah dan olahraga rutin.

Selesai dari dokter kandungan, kembali dilakukan tes pengambilan darah lagi. Setelah itu,  pre-marital check up pun selesai dan alhamdulillah kami diberi voucher makan siang di kantin :D Mba resepsionisnya bilang hasil MCU bisa diambil 3-4 hari. Tanggal 27 Februari, kami mendapat SMS pemberitahuan bahwa hasil MCU sudah bisa diambil dan kami sepakat untuk mengambil berdua di hari Sabtu tanggal 3 Maret 2017.

Hasilnya alhamdulillah kami berdua sehat dan disarankan untuk melakukan vaksin hepatitis B. Tadinya mau langsung vaksin, tapi ternyata untuk vaksin harus antri ulang, jadinya kami memutuskan untuk melakukan vaksin di lain hari karena kami sudah datang terlalu siang.
Dokternya bilang biaya vaksin hepatitis B sebesar Rp 150.000 dan vaksin HPV Rp 1.500.000 dan vaksinnya dilakukan pada bulan 0, 1 dan 6.


Tentang Kecemasan akan Masa Depan

|


I wanted a perfect ending.
Now I’ve learned, the hard way, that some poems don’t rhyme,
and some stories don’t have a clear beginning, middle, and end.
 Life is about not knowing, having to change,
taking the moment and making the best of it, 
without knowing what’s going to happen next. 
Delicious Ambiguity. 

Gilda Radne




Maret tahun lalu (sebulan sebelum aku berusia 25 tahun), aku cemas luar biasa. Menyadari bahwa usiaku akan menginjak usia 25 tahun, akan tetapi aku merasa belum mencapai apa-apa (belum menikah dan pekerjaanku masih belum tetap). Kecemasaan akan masa depan mengisi hari-hariku. Aku pun curhat, mengadu kepada Allah. 

Kemudian aku membaca postingan Wait But Why How to Pick Your Life Partner – Part 1 dan How to Pick Your Life Partner – Part 2  . Artikel tersebut menjelaskan bahwa menjadi single lebih baik daripada menikah tapi tidak bahagia (bad marriage). Membaca artikel tersebut mengingatkanku akan pernikahan kedua orang tuaku. Mereka sering bertengkar dan berakhir dengan perceraian. Aku rasa aku tidak mau mengalami hal tersebut (pernikahan yang buruk) dan aku bersyukur Allah telah menyelamatkanku.

Soal-soal pernikahan buruk, aku teringat doa Asiyah, istri Firaun. "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim. (Q.S. At-Tahrim [66] : 11). " . Ketika aku merasa sedih dengan kondisiku, aku sekarang ingat istri Firaun dan kemudian berdoa Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim. (Q.S. At-Tahrim [66] : 11). "

Selain itu, mungkin Allah menyelamatkanku dari baby fever question (pertanyaan kapan punya anak). Berdasarkan pengamatanku, setelah menikah, orang yang sudah menikah bisa mendapat pertanyaan kapan punya anak setiap hari. Berbeda denganku yang masih single. pertanyaan kapan menikah paling muncul beberapa kali dalam setahun. Temanku ada yang tertekan karena mendapat pertanyaan kapan punya anak setiap hari. Melihat kondisi tersebut membuatku berpikir, mungkin Allah mengganggapku belum cukup kuat menghadapi baby fever question sehingga masih membuatku sendiri.

Dulu aku sedih karena masih single, sekarang aku bersyukur. Bersyukur karena Allah telah menyelamatku dari pernikahaan yang buruk, bersyukur Allah menyelamatkanku dari baby fever question.



*Tentang Pekerjaan
Awalnya aku sedih karena tidak memiliki pekerjaan tetap. Akan tetapi setelah melihat ulang kondisiku, aku rasa aku tidak kekurangan apapun. Pekerjaanku bukan pekerjaan tetap tapi aku masih bisa bayar kosan, bayar laundry, beli buku, beli bookish merch, makan enak dan nongkrong bersama teman-temanku. 

 Maybe I received nothing I wanted but I received everything I need. 




Pelaksana Uyeay

|

Meet my office mate. Mereka adalah orang-orang yang membuat hari-hariku menyenangkan dan membuat bertahan di kantor saat work load banyak dan menggila. Kami menjuluki diri kami "Pelaksana Uyeay". Here they are:


Putri (kerudung biru)

  • Alumni Agribisnis IPB
  • Dewasa dan bijak. 
  • Bisa tenang di bawah tekanan. 
  • Memiliki kemampuan penyelesaian masalah praktis dan simple. 
  • Sering dipanggil bunput (Bunda Putri). 
  • Sama-sama suka warna pink. 
  • Suka susu plain. 
  • Suka nraktir. Kalau gajian telat, suka minjemin uang. 
  • Hobi belanja.



Hafilh (pakai polo shirt biru muda)


  • Alumni Psikologi UNJ
  • Gentleman (ex:sering bantuin bawa tas)
  • can smell office drama
  • Suka nonton netflix dan scrolling akun meme seperti 9gag,
  • Feminist dan sering menjuluki gue sebagai strong independent woman
  • Frase yang sering keluar dari mulutnya "Story of my life, The struggle is real, First world problem"


Mala (pakai kerudung bunga-bunga pakai baju pink)

  • Alumni Akuntansi UNJ
  • selebgram (followers instagramnya 2K lebih) dan  suka update instastory mengenai kegiatan sehari-hari
  • bermental tangguh ditekan kanan kiri masih bisa bertahan
  • kalau lagi stress sering dibawa ketawa
  • suka warna biru
  • suka makan es batu


Sisil (pakai kerudung hitam)

  • Alumni Pendidikan Ekonomi Administrasi UNJ
  • helpful 
  • supel (kenal satu kantor dan jago basa-basi)
  • Ramah (sering nyapa)
  • fotografer behind my bookstagram (sering bantuin foto untuk bookstagram), 
  • suka warna ungu, 
  • temen satu kamar klo lagi dinas ke luar 
  • suka dengerin ceramah Hanan Attaki
  • suka makan buah dan sayur.





Post Signature

Post Signature