Top Social

Esai Tri Dharma Perguruan Tinggi

|
Selama masa PSAF (Pengenalan Sistem akademik tingkat Fakultas), Hana dapet tugas esai.
Esai ini dapet nilai 65.. hahaha jelek ya? dan banyak salahnya.. jadi jangan ditiru ya...
baca aja buat dapet gambaran terus biar selesai baca kalian bisa bilang: Sumpah! kalau buat esai kayak gini mah gue bisa atau bahkan setelah baca kalian merasa gue yakin buat esai yang lebih baik dari ini! Semangat :D

Dan sebelum baca esai ini, ada baiknya baca dulu tentang:
Kamu Maba yang Bingung Bikin Essay buat Ospek? Ini Dia Tipsnya! dan juga baca cerita tentang mahasiswa baru yang plagiat esai ini, hukumannya dan saran hana mengenai menulis esai di postingan writing became such process of discovery


Peran Mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia
dalam Menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi


Menjadi mahasiswa psikologi Universitas Indonesia merupakan anugerah besar dalam hidup saya. Saya sudah memimpikan hal ini sejak saya duduk di bangku SMP. Saya berharap saya dapat menjadi mahasiswa yang baik. Salah satu syarat menjadi mahasiswa yang baik adalah mahasiswa yang berhasil menjalankan tridharma perguruan tinggi. Ketiga bentuk kegiatan tersebut adalah kegiatan dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Bicara soal pendidikan di Indonesia, kondisinya cukup memprihatinkan. Banyak anak Indonesia yang putus sekolah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2007, penduduk Indonesia yang berusia di atas 10 tahun yang berhasil menamatkan SMA hanya 23,37%. Padahal pada tahun yang sama, angka partisipasi penduduk usia 7-12 tahun (usia sekolah dasar) mencapai angka 97,83%. (bps.go.id).

Selain putus sekolah, permasalahan pendidikan yang tidak kalah penting adalah minimnya karya ilmiah dan penelitian para civitas akademi di Indonesia. “Sekarang penerbitan jurnal ilmiah di Indonesia sangat rendah masih 0,8 artikel per 1 juta penduduk” (indonesiabuku.com). Minimnya penelitian dikarenakan minimnya dana dan regulasi di Indonesia yang belum mendukung para peneliti. (antaranews.com)

Kita sebagai mahasiswa yang diberi kesempatan untuk mengeyam pendidikan di jenjang yang lebih tinggi sudah sepatutnya bersyukur dengan cara memanfaatkan kesempatan yang dimiliki dengan sebaik-baiknya. Contohnya belajar sungguh-sungguh dan mengamalkan ilmu yang dimiliki untuk kesejahteraan orang banyak.

Namun realita saat ini adalah banyak mahasiswa yang tidak acuh dengan kondisi sosial di sekitarnya. Hal ini karena adanya anggapan bahwa menjadi sukses adalah jika mereka lulus dengan indeks prestasi kumulatif tinggi dalam waktu 3,5 tahun. Kebanyakan dari mereka akhirnya hanya menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang, kuliah pulang). Kondisi ini tentu saja sangat disayangkan karena bertentangan dengan tridharma perguruan tinggi.
“Bidang seorang sarjana adalah berpikir dan mencipta yang baru. Mereka harus bisa bebas di segala arus-arus masyarakat yang kacau. ... Tetapi mereka tidak bisa terlepas dari fungsi sosialnya ialah bertindak demi tanggung jawab sosialnya bila keadaan telah mendesak. Kelompok intelektual yang terus berdiam dalam keadaan yang mendesak telah melunturkan semua kemanusiaannya. …” (Soe Hok Gie, 1962). Karena itulah sebagai mahasiswa, khususnya sebagai mahasiswa psikologi Universitas Indonesia, kita dituntut untuk peduli terhadap kondisi di sekitar kita. Kita harus berperan untuk mengubah kondisi ini. Kita bisa memulainya dari lingkup yang paling kecil yaitu diri kita sendiri, kemudian bertahap ke lingkungan sekitar kita.

Mahasiswa psikologi Universitas Indonesia dapat membantu memecahkan masalah ini sesuai dengan bidang keilmuannya yang mempelajari tingkah laku manusia. Mahasiswa psikologi Universitas Indonesia dapat melakukan pendidikan karakter dan indoktrinisasi untuk mengubah tingkah laku mahasiswa khususnya mahasiswa psikologi Universitas Indonesia agar peduli dengan lingkungan sekitarnya dan aktif melakukan penelitian. Misalnya dengan mengadakan seminar untuk memotivasi mahasiswa di Universitas Indonesia untuk secara aktif melakukan kegiatan tridharma perguruan tinggi, dan seminar yang memotivasi mahasiswa untuk aktif melakukan penelitian. Mahasiswa psikologi juga harus aktif melakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan kegiatan sosial sehingga dapat menjadi role model mahasiswa Universitas Indonesia di fakultas lain dan mengajak mereka untuk ikut serta.

Saya berharap sebagai mahasiswa psikologi Universitas Indonesia, saya dan rekan-rekan saya dapat berperan baik dan aktif dalam menjalankan kegiatan tridharma perguruan tinggi.



Daftar Pustaka

1. DZ, Miranda(Editor). 2010. Buku Orientasi Belajar Mahasiswa (OBM). Jakarta : Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
2. http://melimarianne.multiply.com/journal/item/6/Diary_Soe_Hok-Gie
3. http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=28&notab=34
4. http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=28&notab=1
5. http://www.antaranews.com/berita/1273707216/dana-penelitian-lipi-minim
6. http://indonesiabuku.com/?p=1174

P.S: Format daftar pustakanya salah,
Kalau kamu mahasiswa psikologi, yang dipakai adalah format APA, bisa dicek di http://www.apastyle.org
atau bisa lihat gambar ini untuk contoh


o ia, Waktu jaman Hana kuliah, saat PSAF psikologi, tugas-tugas esai akan dinilai dan diberi umpan balik dan di akhir PSAF, kalian akan dapet IP (Index Prestasi) mirip kayak kuliah. Tenang aja nilai selama proses PSAF ngga akan memengaruhi nilai akademis, tapi nilai tersebut jadi prasyarat anggota IKM aktif psikologi UI.
Tapi ngga tahu ya kalau sekarang mekanismenya bagaimana :P



Pengalaman Daftar Ulang UI

|



 
Pengalaman Daftar Ulang UI

Halo guys! Maaf dah lama Hana ngga ngeblog. Entah kenapa kemarin-kemarin Hana lagi males banget ngetik. Hana mau share ma kalian pengalaman Hana waktu daftar ulang Universitas Indonesia.

O ia, Hana belum cerita ya kalau Hana ikut PPKB UI. PPKB tuh pmdknya ui dan Alhamdulillah pas pengumuman tanggal 16 januari 2010 kemarin , Hana keterima di Psikologi Universitas Indonesia. 
Dan Alhamdulillah Hana juga dapet keringanan buat biaya masuk ui (Hana ngajuin BOP-B). Buat lebih tahu tentang BOP-B klik aja di sini  
Jadi, awal masuk Hana cuma bayar 9,2 juta dengan uang persemester sebesar 2 juta rupiah. ^^

Daftar ulang UI sendiri dibagi 2 hari yaitu hari Rabu, 16 Juni buat fakultas IPA kayak teknik, kedokteran, FMIPA, kesmas. 
Sementara yang IPS daftar ulangnya hari Kamis 17 Juni.  

O ia, selain Hana , dari SMAN 1 karawang yang keterima di UI tuh Ratih, jurusannya Arsitektur, lewat PPKB juga. Terus ada Syifa , jurusan Fisika (Paralel),  lewat SIMAK. Yang keterima lewat SIMAK lagi tuh Joshua (Hukum Paralel), Fachrul (Vokasi Periklanan), dan Auzan (Vokasi Akutansi.)

Berdasarkan pengalaman Syifa ma Ratih, mereka nyuruh Hana untuk dateng pagi-pagi dan bawa minuman ma makanan. Maka Hana udah bangun dari jam 4 pagi terus jam 5an berangkat dari rumah. 
Hana pinjem mobil ibu icha, yang jadi supir tuh a irwan, tetangga Hana. 
Hana pergi bareng Umi, Icha, dan Memey.
Alhamdulillah Hana selamat sampai UI pukul 7.30 dan kalian tahu di balairung antriannya udah panjaaaang buanget. 
Hana langsung bergegas cari fakultas psiko.

Antrian di psiko dibagi 3 dan Hana baris di barisan ke dua tapi umi ngeliat barisan ke 3 sepi jadi Hana disuruh maju ke depan. 
Pas ngantri, Hana kenalan sama Fatin dari SMAN 1 Purbalingga dan dia juga PPKB. ^^

Udah gitu, umi ninggalin Hana ngantri dan ngambil aqua Hana karena umi takut hana keberatan, Dan mana Hana tahu hana bakal nyesel banget karna ngga maksa mertahanin tu aqua. 
Ngomong2 soal antrian, ternyata hana ngantri di barisan kelas paralel dan internasional. 
Jadinya balik lagi deh ke belakang ke antrian buat kelas reguler. 
Parahnya lagi Hana lupa bawa materai ma pulpen, jadi Hana sms umi minta anterin. 
Sekedar catatan,ketika itu Hana masih di depan balairung ui dan belum masuk, pendaftaran dibuka jam 8 pagi.

Pas  di depan tenda itu, Hana tanda tangan dan dikasih map warna kuning. Dan ternyata masih harus ngantri.  
Awalnya, Hana kira bakal dapet semacam nomor antrian gitu tapi ngga. 
Hana dibawa masuk ke dalam balairung kalau di gambar itu tuh bagian ngisi formulir. Hana duduk di tengah. Dan ternyata itu posisi yang salah. 
Posisi yang paling tepat adalah posisi yang paling deket tulisan keluar. 

Pas ngisi form, Hana ngedenger nama2 orang dipanggil dan bingung yang dipanggil itu berdasarkan apa. Jam udah nunjukin pukul  10 lewat dan Hana masih di dalam balairung. 
Akhirnya Hana dan Fatin memutuskan berdiri di dekat tulisan keluar. 
Ada kakak angkatan yang datang dan nyuruh kita yang berdiri di deket piintu keluar buat duduk, dia bilang semuanya bakal kebagian jatah. 
Tapi yang berdiri pura-pura ngga ngedenger. 
Catatan : yang berdiri tuh bukan cuma Hana ma Fatin doang tapi banyak banget, kita dempet-dempetan gitu. 
Sumpah pegel banget! 
O ia, di balairung Hana juga ketemu ma Fachrul. 
Dia padahal datengnya belakangan tapi bisa dapet antrian di belakang hana. Sumpah daftar ulang UI tuh untung2an! 
Ada yang dateng ke ui jam 8.30 tapi ngantri di depan Hana. =(  
Jadi pengen nangis dengernya. Hiks...

Sekitar pukul 11 hampir ke pukul 12, Hana berhasil keluar dan ternyata masih harus ngantri. Huaaaa... 
Antriannya masih dibagi 2 tahap lagi. 
Mana Hana cuma bawa susu ultra dan tu dan habis dari tadi. 
Cuma antriannya lebih manusiawi, duduk. Ngga berdiri lagi. 

Awalnya Hana mau duduk di bangku baris kedua, untungnya Fatin bujuk Hana untuk di bangku ke 1. 
Di barisan ini ada 4 baris bangku dan setelah hana merhatiin, masuk ke antrian tahap selanjutnya tuh 5 orang, 5 orang. Jadinya yang duduk di bangku baris pertama lebih cepet masuk ke antrian.

Di antrian tahap selanjutnya, tempat duduk Hana kepisah 2 bangku ma Fatin. Fatin ada di posisi yang lebih depan. Pas ngantri di antrian tahap selanjutnya, hana ngerasa dehidrasi. Sumpah haus banget, mana kepala pusing. Trus antriannya ngga jalan hampir satu jam. Kayaknya petugasnya lagi istirahat. Huaaa... mana haus. 
Hana udah stres. 
Sms umi, umi lagi di Margo city. 
Sumpahnya juga saat itu han pengen nangis karena nyesel aquanya malah diambil umi, padahal mending Hana keberatan da. 

Mau pergi dari antrian buat beli minum, Hana udah lemes banget. 
Bisa aja sih nitip antrian ke Fatin tapi Hana ngga mau pergi beli minum sendiri.

Di tengah rasa haus yang menyiksa, Hana inget sama Fachrul dan sms dia minta minum. Tahunya dia lagi di luar beli kebab, Hana nitip minum eh malah ditawarin kebab. Bibir kering banget, masa makan. Untungnya selesai beli kebab, Fachrul dateng ke bangku Hana nganterin minum. Horeeeeeee!!!!!!!!!!!!!!!!! Alhamdulillah.. rasanya seger banget kayak dikasih kehidupan. Hana langsung seger lagi. 
Hana juga nawarin minum ke Fatin. 

Sebenernya Hana pengen nawarin juga ke dua orang di depan Hana, soalnya mereka juga ngeluh kehausan tapi masalahnya itu air minum fachrul.  
Yang jelas hana bersyukur banget dan merasa sangat tertolong. Thanks, Fachrul! You save my life!!! =D

Selama nunggu antrian mau masuk ke pintu masuk, Hana bilang ke diri sendir kalau Hana masih lebih beruntung dibanding yang masih ngantri di dalam balairung ataupun di tenda. 
Hana lebih beruntung karena setidaknya Hana dah keterima di UI sementara banyak yang masih berjuang ikut snmptn buat kayak Hana. 
Kalau Hana masih belum jelas kuliah dimana pasti Hana bakal lebih milih ngantri berjam-jam buat daftar ulang. 
Semangat, Hana! Sabar Hana! Sabar! Berjuang demi UI!

Jam 2 siang, Hana beruntung bisa masuk ke dalem barairung. Cihuy! Alhamdulillah!!! Hana lebih beruntung lagi karena antrian hana tuh berjalan cepet. Proses di dallam balairungnya tuh cuma setengah jam. =D
Alhamdulillah....
Gila hana ngantri hampir tujuh jam!

O ia, ternyata yang nama-namanya dipanggilin tuh yang udah jadi kartu identitas mahasiswanya. Gila demi daftar!
Pas Hana udah beres, Hana nunggu fatin buat keluar bareng. Di luar ternyata ada stand buat daftar asrama, Hana ma fatin ikut daftar. Semoga aja kami berdua sama-sama dapet asrama. =D

Udah daftar ulang, ternyata masih ada pemeriksaan kesehatan, Hana dapet jadwal hari sabtu.
Alhamdulillah bukan jumat. Hana pengen istirahat dulu di rumah. =)

Pas pemeriksaan kesehatan, Hana lebih beruntung lagi karena hana ngga perlu ngantri lama. 
Hana udah dikasih tahu Syifa kalau ada formulir gitu dan ternyata Fachrul dan Joshua lagi ngantri pas Hana masih di jalan ke depok. 
Pas Joshua udah di depan, Hana ikut antrian Joshua. Hehehe... 
Hana tahu itu curang!! Tapi ini juga bisa dikatakan cerdas karena ngantri pake taktik. Thank you joshua and fachrul!!!! =D

I’m really the luckiest girl in the world. Hana dateng jam 8.00 dan selesai jam 11.30. Sebenarnya pemeriksaan kesehatannya sih cepet Cuma agak lama pas di pemeriksaan gigi, antriannya itu lho... panjang bener!!!!

Semoga cerita Hana bisa jadi pelajaran buat kalian yang baca. Semoga bermanfaat!!! =D


note:
Hana baru aja mengikuti pelatihan 7 habits (14 juni 2013) dan Hana menyadari salah satu hal bahwa Hana termasuk orang dalam kategori "below the line".. yaitu justify (melakukan kesalahan dan berkata bahwa penyebabnya adalah orang lain juga melakukan hal yang sama salahnya)
pesan dari tindakan Hana tersebut adalah i'm no different form the others...

Hana baru menyadarinya kenapa Hana ngga memilih tetap bertahan pada prinsip yang baik (tidak menyerobot antrian) dan diharapkan dengan melakukan hal tersebut dapat memengaruhi yang menyerobot antrian...
I mean walaupuan gue pernah jadi korban serobot antrian pas daftar ulang UI, hal tersebut bagaimanapun juga tidaklah boleh membuat gue melakukan hal yang sama..

Hanya karena gue merasa jadi korban/tersakiti, kondisi tersebut tidak dapat menjadi alasan pembenaran atas kesalahan gue ._.
Siapapun yang lagi ( pernah) baca cerita ini...
gue berharap kalian tidak meniru hal buruk yang telah gue lalukan, yaitu nyerobot antrian.

Buat yang pernah diserobot antriannya, Hana minta maaf ya. Semoga kalian memaafkan Hana. 

Oh… What a shame!

|
Hi, Guys! udah lama banget gue ga ngeblog lagi karena sibuk buat persiapan UN! maaf ya...
Nah, ada satu cerita yang mau gue share ma kalian


Kejadian ini udah lama kurang lebih satu tahun yang lalu saat gue masih kelas XI.  Gue pergi sama temen-temen gue ke SGC (Sentra Grosir Cikarang). Gue ngeliat tas motif kotak-kotak warna item-putih dan gue langsung jatuh hati. Gue pun beli tas itu dan berniat bakal ngasih tas itu ke senior yang udah gue anggap kakak sendiri. Gue yakin dia pasti suka.
Besoknya, Dea, temen sekelas gue ngedadak banget ngasih tahu kalau dia bakal ngerayain sweet 17th party malam minggu dan itu berarti malam ini. Karena, ngedadak banget gue belum nyiapin kado. Uang gue pun udah habis dibelanjain di SGC.  Untungnya, nyokap gue inget ama tas kotak-kotak yang gue beli dan nyaranin tas itu aja yang buat Dea. Gue pun ngikutin saran nyokap daripada gue ga ngasih kado sama sekali.
Pas hari seninnya, Dea ngucapin makasih ke temen-temen yang udah ngasih dia kado. Saat, dia berjalan ke arah gue, gue sangka dia bakal melakukan hal yang sama. But, she did not! Dia terus aja jalan dan ngucapin makasih ke temen yang duduk di belakang gue. Gue shock!

Gue mikir kenapa ya? Hm… mungkin dia ngga suka deh sama kado gue. Tapi setidaknya dia bisa berbasa-basi kan?
Dan saat itulah gue inget kalau Dea adalah salah satu temen yang ikut ke SGC. OMG! Gimana gue bisa lupa?! Gue ngasih kado yang isinya udah diketahui ma orangnya! Parahnya lagi, dia tahu kalau gue mau kasih tas itu ke senior. Oh No! =(
 What a shame!
Muka gue mau ditaruh dimana? Mana temen sekelas lagi.
huhuhuhu.. =(

Post Signature

Post Signature