Top Social

Something wrong

|

“Chris, what should I do if my husband jealous of our friendship?”
“Don't worry about it. You will not need me any more when you get married. You can talk all your problems to your husband.”
I stare at Chris and gave him “Are you sure?” look.
I hesitated a little bit then opened my mouth “But you are my best friend. I think I still want to talk you”
“Han, if you are still looking for me to tell your problem after you get married, there is something wrong in your relationship. Your husband should be your best friend.”
For a moment, I could not talk back at him because I realized there is truth in his words.
 
Image Courtesy of Alexas_Fotos at pixabay.com
 

Dewasa

|

Buat yang pernah baca post Getting Married: Amanah Aminah , Hana akan memberi tahu nama teman akan menikah di post tersebut (sekarang Alhamdulillah udah sah).
Dia adalah.....




FATIN!
(^0^)/

Undangan dari Fatin


Nah di post tersebut, Hana memprediksi bahwa Barkah-lah yang akan menyusul.
Ternyata Hana salah, Saudara-saudara.
Setelah Fatin, temanku Renita yang menyusul.
Barakallah ya buat Fatin dan Renita :D

Untungnya Barkah tidak lama kemudian, benar-benar menyusul.
Jadi prediksiku ngga salah-salah banget dong?
(Salah mah salah aja ya?Malah nawar ^_^v) Hehehe

Ya! Semalam kabar gembira itu datang, Barkah akan menikah dengan sesama Psikologi UI 2010 juga, Sorayya (Ayya).
(^0^)/
Mereka akan jadi pasangan pertama yang satu angkatan dan jurusan diantara Psikologi UI 2010.
(^_^)
Barakallah ya Kalian berdua :D Semoga lancar sampai hari H.

Undangan Barkah dan Ayya

Kalau di post yang lalu Hana menyadari bahwa temen-temen Hana yang menikah terlebih dahulu adalah yang tipe pemimpin.
Kali ini melihat Ayya, Hana justru diingatkan oleh karakter yang lain: Dewasa.

Entahlah, kata itu yang terlintas kalau lihat Ayya.
Dan asosiasi kata dewasa dengan Ayya mulai muncul di otak semenjak tahun terakhir kuliah.

Hana pernah satu kelompok sama Ayya tapi di semester 3 dan kemudian jarang ketemu karena beda peminatan.
Alhamdulillah dipertemukan kembali di tahun terakhir kuliah.

Kaget lihat perubahan Ayya.
Ayya yang dulu pakai celana jeans berubah pakai rok dan jilbabnya pun lebih lebar/panjang.
Melihat Ayya terasa menyejukkan.
Terus somehow transformasi Ayya membuat Hana merasa kalau ternyata berjilbab lebar dan pakai rok bisa membuat terlihat makin cantik. :)
Terlebih lagi, Ayya sering jadi imam shalat di mushala perempuan yang terletak di Gedung H2 Fakultas Psikologi UI.
Hana suka mendengar lantunan ayat-ayat Al-Quran yang dibacakan oleh Ayya.
Pokoknya auranya Ayya, aura dewasa gitu deh.
Hehehe

Semoga pernikahan Ayya dan Barkah diberkahi oleh Allah dan melahirkan banyak kebaikan.
“Barakallahu laka wa baraka ‘alaik, wa jama’a bainakuma fi khair”


Ngga Sayang

|
Salah satu pemandangan yang tak asing kalau jalan ke Mall tuh melihat anak kecil merengek minta dibelikan sesuatu. Mereka menangis, meronta, berteriak.
Mereka melakukan segalanya agar keinginan mereka dipenuhi 
Dan kalau ngga dipenuhi, beberapa diantara mereka akan berteriak "Mama/Papa, ngga sayang sama aku!"
Image courtesy of Phaitoon at FreeDigitalPhotos.net

okay, biasanya anak kecilnya lebih besar dari ini.
gambar ini dipakai karena sumpah bayi ini lucu banget meski lagi nangis :3

Pas lihat adegan kayak gitu, pengen deh bilang ke anak tersebut kalau orang tuanya tuh sayang sama dia dan tidak mengabulkan keinginan bukan berarti ngga sayang.
Mungkin orang tuanya melihat hal yang dia inginkan ngga baik buat dia, lagi ngga punya uang dan pertimbangan lainnya.
Bagaimanapun, orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya

Tapi kalau diingat-ingat dulu, gue waktu kecil kayak gitu. Hahahah
Untungnya Umi ngga nurutin semua keinginan Hana :D


Ternyata mengabulkan semua keinginan anak bisa berdampak buruk juga sama anak tersebut, mereka bisa jadi manipulatif, mereka belajar jika menangis sekeras mungkin, keinginan mereka akan dikabulkan.
Atau mereka jadi anak manja dan kurang tangguh dalam menghadapi hidup.
Life is tough afterall.


Pas lagi mikir kayak gitu tiba-tiba jadi inget sama diri sendiri, kadang-kadang masih kayak anak kecil tersebut dalam berhubungan sama Allah.
Sering merengek minta sesuatu dan kalau tidak dikabulkan mengira Allah tidak sayang. Astagfirullah!


Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya 
lalu dia dimuliakan-Nya 
dan diberi-Nya kesenangan, 
maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku". 
Adapun bila Tuhannya mengujinya 
lalu membatasi rezekinya 
maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku".
(Q.S. Al Fajr: 15-16)


Sering kali kita mengira mendapat apa yang kita inginkan adalah nikmat dan tidak mendapat yang kita inginkan adalah musibah.
Padahal Allah Maha Mengetahui ya? 
Bahkan rasa sayangNya lebih besar dari pada rasa sayang orang tua kita.
Allah ingin yang terbaik untuk hambaNya.
Hanya saja kita tidak tahu karena pemahaman kita terbatas

Semoga Allah SWT memberikan kita hati yang mudah berprasangka baik terhadap-Nya, Aamiin.




Post Signature

Post Signature