Top Social

Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan

Tuhan itu Tidaklah Tidak Adil

|



Sering kali ketika dirundung masalah
Kita mengira tidak ada yang dapat mengerti
Perasaan kita
Kekhawatiran kita
Ketakutan kita
Kemarahan kita
Kasus kita unik
Kita sendirian
Kita bahkan mempertanyakan keadilan Tuhan
Mengapa kita ditimpa masalah ini
Mengapa orang lain tampak lebih bahagia

Padahal kalau saja kita tidak sibuk menunduk ke bawah
meratapi luka
Sebentar saja memalingkan pandangan
Menganti filter lensa sudut pandang
Atau justru membersihkan  lensa yang buram

Saat kita memperhatikan dengan seksama
Kita akan dapati seseorang
Atau justru banyak orang
ternyata mengalami masalah serupa
meski tidak 100% sama persis
Kasus kita tidaklah benar-benar unik

Seketika itu kita menemukan bahwa kita tidak sendirian
Ada orang-orang yang lebih dulu mengalaminya
Atau justru sama-sama sedang mengalaminya
Mereka memberi secercah harap
Bahwa kita dapat tetap kuat bertahan
bahkan dapat keluar

Lucunya, terkadang penyelesaiannya sederhana
hanya cukup menerima dan percaya
bahwa Tuhan itu tidaklah tidak adil




Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Only a Matter of Time (Afraid)

|
you say I'm always in a hurry
express my love in hurry
ask you to marry, also in hurry
do you know love, I'm afraid
afraid of losing you

Strangely!
the more I'm afraid to lose you
 distance between us became further away
Will you stay?
I want you
I want nobody
nobody but you
only you
I'm happy to be with love in you
I'm happy to express my love to you
I only think about us
 myself and you, Love

strangely!
Now, you are close to me
I'm still scared
my heart is always restless
if this is just an illusion
or a dream?

I'm afraid
I lose you, love
because deep in my heart
I know
I love you,
the apparent
for the apparent reason

Only a matter of time
I will lose you
whether later
or now
because in the end,
 you and I will be gone
so is this love




baca versi bahasa Indonesia, disini


God's Judgement

|
God, what do You want convey to me?
Do You think I can get through this?


I think you overestimate me
I'm not sure I can
eh?
or is it just that you wanted to convey?
that I had misjudgement
I despise myself

because your assessment is never wrong

Thank you made me realize with a sweet way


“test is a bless and  bless is a test”



baca versi bahasa Indonesia , klik disini

I ♥ U

|

Senyum itu tidak juga hilang dari wajahku
Mataku berbinar
Aih rasanya seperti memeluk asa
Seolah hanya cahaya yang menanti di ujung sana
Perasaan nyaman menggelitik
Ya aku suka
Aku suka perasaan ini
Ketika dadaku penuh gemuruh gelora
Dan suaraku menjadi lantang
KetiKa mata menangkap kontinum permainan
Ataupun ketika bulir air mataku turun
Tergugah karena perhatian dan kebaikan kecil
Aku juga suka setiap momen
Karena ada pompa semangat
Seolah tiada letih

Aih...

aku jatuh cinta

Ya aku cinta :')

Aku cinta Islam, ukhuwah ini dan SALAM UI
♥(ノ´∀`)

Memohon Ampun

|
ya Allah,
imanku compang camping
kukira ......
aku termasuk yang mendengar
namun  ternyata,
aku tidak mendengar!

aku juga mengira......
aku termasuk yang melihat
ternyata aku juga tidak melihat!
Meski telah Engkau tunjukkan tandanya berulang kali!!

Ah... dan hakikat hidup?
Kukira aku telah mengerti ..
baru kusadari aku juga tidak mengerti
aku hanya bermain-main dengan waktu

Hal yang paling gila adalah..
aku berbangga karena hatiku suci..
ternyata.....
hatiku keras,
mati,
dan kotor..
ternoda oleh dosa-dosa yang kukira (lagi-lagi)  kecil..



Ya Allah, berilah aku ampunan
ya Allah, jangan masukkanku ke dalam hamba-hambaMu yang merugi

Love (?)

|
I love you
Yes, I love you
And I know Love comes from Allah
The question is...
Do I love you for Allah?

aku..........masih Hana

|

hana
aku
saya
I
jeje
Na
gue
kak
teh
abdi

"labil! inkonsisten!" 
"kekanak-kanakan!" 

bolehkah aku memiliki semuanya?
tidak?
yakin?

bolehkah hanya kukurangi satu?
tidak?
harus satu?
banget?

Ah!
apapun itu.. masih Hana juga kan?

tetep tidak?
baik!
terserah!
memalingkan muka

tap.. tap.. tap..
derap langkah mendekat..
“eh, kalian tetap menerimaku kan?”

mencoba puitis tapi gagal sepertinya. hahaha… kalau kalian sadari tulisan-tulisan gue di blog ini menggunakan panggilan yang amat sangat beragam untuk penyebutan diri Hana sendiri mulai dari Hana, gue, saya, aku, dan lain-lain. Kalian juga pasti bingung dan ngga enak bacanya ya? Maaf ya.. Semua itu karena gue menulis dalam kondisi yang berbeda.. Ada saat Hana memanggil diri hana sendiri “Hana” dan ketika menulis tentu saja Hana menggunakan kata “Hana.” kemudian misalnya gue baru ja selesai membaca sebuah buku yang tokoh utamanya menggunakan kata “saya” maka tulisan Hana pun menggunakan kata saya. Kalau gue nulis setelah ngobrol sama temen sambil ngomong gue-loe maka tulisan gue pun berubah menggunakan gue. Hahaha..  Jadi satu postingan yang penyebutan diri hana sendiri ngga konsisten tuh pasti ditulis dalam minimal 2 kondisi berbeda (tidak dalam satu waktu). Kalian mungkin berkesimpulan gue mudah dipengaruhi ya? I don’t know tapi sepertinya iya… Penjelasan lainnya gue males ngedit bagian penyebutan diri sendiri. Di post-post selanjutnya gue akan mencoba menulis menggunakan kata “gue” untuk postingan yang informal :D Semoga gue bisa konsisten untuk penyebutan diri sendiri.. hehe ^^v

Haruskah ku Menyesal?

|
Haruskah ku menyesal telah melihatmu?
Haruskah ku menyesal telah mengenalmu?
Haruskah ku menyesal telah menyayangimu?
Haruskah ku menyesal karena tertawa akan setiap hal yang telah kau perbuat?
Haruskah ku menyesal saat kau membawakku pada dunia asing yang tak pernah kujamah?
Haruskah ku menyesal karena kau meminjamkan bahumu tiap kali ku menangis? Haruskah ku menyesal karena telah merindukanmu?
Haruskah ku menyesal saat kau membuatku menagis?
Haruskah ku menyesal ketika kita bertengkar?
Haruskah ku menyesal karena telah kau campakkan?
Haruskah ku menyesal?
Haruskah?



English version:
Should I regret?


Should I regret for meeting you?
Should I regret for knowing you?
Should I regret for loving you?
Should I regret because I laugh for everything that you did?
Should I regret when you brought me into a world that I never know?
Should I regret when I cry on your shoulder?
Should I regret for missing you?
Should I regret when you make me cry?
Should I regret when we fight?
Should I regret when you walk out of the door?
Should I regret?
Should I?

Asa Serpihan Kaca

|
Kususun serpihan asa




Namun orang-orang di sekitarku menjejal paham mereka




Sesuatu yang tak ingin kuhadapi



menggerogoti benteng yang ku bangun




Gelombang skeptis menerpa pos terakhirku



yang tersisa hanyalah pecahan kaca

Rain

|
Rain reminds me of you
Ooh..
My heart is missing you

I guess you never understand what I feel right now to you

Post Signature

Post Signature