Top Social

Mengerti

|
HambaKu,
AKU mengerti bagaimana ketika rasa cinta tidak terbalas
AKU mencintaimu melebihi makhluk lain yang mencintaimu
Namun kau menempatkanku di urutan ke sekian

AKU mengerti kesedihan yang kau rasakan
AKU tahu rasanya menanti dan berharap sosok yang dicintai
membalas cinta
AKU berharap kau tahu betapa besar cintaKu padaMU
AKU menantimu membalas cintaKU, namun kau sibuk mencari cinta lain

AKU tidak pernah melupakanmu
Namun kau melupakanKU

Ingatlah AKU
AKU akan mengingat dan menyebut namamu diantara malaikat
Cintailah AKU
dan kau tidak akan pernah merasakan sakitnya cinta tak terbalas



Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015




Maafkan aku yang tidak peka

|

Setelah mengobrol denganmu, kurasa aku sadar salah satu alasan aku ingin bekerja
Selain ingin jadi seperti zainab istri Rasulullah yang bertangan panjang
Karena sering bersedekah dari usahanya
Aku juga takut suamiku seperti ayahku
Meninggalkanku beserta anak-anak sendiri

Aku lupa bahwa kau bukan ayahku
Kau juga tidak mirip ayahku
Kau tidak akan meninggalkanku bukan?
Jika suatu saat nanti krisis datang, tetaplah disisiku
Kita hadapi bersama

Maafkan aku yang tidak peka
Aku pikir keinginanmu memiliki istri yang menyambut anak-anakmu ketika pulang karena kau memiliki masa kecil yang bahagia seperti itu
Dan kau berharap anak-anakmu mengalami hal yang sama
Tanpa kusadari penolakan terhadap permintaanmu mengorek luka lamamu
Maafkan aku

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Jangan katakan cinta

|

Kumohon jangan katakan kau mencintaiku
Jika hanya ingin memintaku menjadi pacarmu
Katakanlah cinta saat kau memintaku jadi istrimu di hadapan ayahku
Aku tidak ingin menjadi pacarmu
Tetapi aku ingin menjadi istri dan ibu bagi anak-anakmu

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Memahami sudut pandang orang lain

|


Image courtesy of franky242 at FreeDigitalPhotos.net

Mas Aswin manajer Riset dan dokumentasi memberi umpan balik padaku dalam evaluasi kinerja periode Jan-April 2015 bahwa kualitas tabel yang kukerjakan itu baik tapi sayangnya tampilannya tidak rapi. Tim tata muka sering bingung membaca tabelku.
Aku sering menumpuk tugas tabel dalam satu sheet
Tidak kubagi dalam bebagai sheet.

Hal tsb mengingatkanku pada pelajaran pertama yang berkesan bagiku setelah bekerja di media adalah tampilkan data yang mudah dibaca. Aku pernah menyajikan angka milyaran dalam bentuk angka dan kemudian mas aswin meminta aku mengubahnya dalam bentuk sekian juta atau sekian milyar. Menurut beliau menyajikan terlalu banyak 000 membuat membaca "kesulitan atau malas" membaca. Mereka menginginkan data yang simple.

Kurasa aku masih harus banyak belajar dalam memahami sudut pandang ornag lain.
Semangat! :D

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015


Bisnis Emosi

|
Jika perasaan bisa diperjualbelikan,
berapa harga perasaan yang baik, enak?
seperti cinta, bahagia?
Apakah mereka akan menjadi barang mahal karena banyak orang menginginkannya?
Atau justru jadi murahan?
Akankah muncul cinta tiruan, cinta KW sekian?

Berapa harga untuk perasaan yang tidak mengenakkan?
Seperti galau, sedih, putus asa?
Kurasa akan banyak orang yang menjualnya,
tapi apakah ada yang mau membelinya?


Mintalah Petunjuk

|
Tidak semua yang kamu pikir, dengar dan rasakan itu benar.
Pengetahuanmu terbatas,
sehingga pemaknaan persepsi yang kau miliki
sangat mungkin untuk salah.
Oleh karena itu, dalam setiap langkah,
mintalah petunjuk Allah yang Maha Mengetahu.


Hikmah jangan tergesa-gesa

|
Hana merasa aneh waktu mendengar hadis jangan tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu, bahkan termasuk berjalan hendak shalat ke mesjid untuk shalat.

“Ketenangan itu dari Allah dan tergesa-gesa itu dari syaitan” (HR. Turmudzi dalam Sunan Turmudzi Bab Maa Jaa fii al-Ta’anni wa al-’Ajalah hadis no. 1935 juga terdapat dalam al-Muntaqa syarh Muwattha’ Malik).


” Jika kalian mendatangi shalat hendaklah kalian (berjalan dengan) tenang. Ikutilah raka’at yang dapat kalian ikuti dan sempurnakanlah raka’at yang tertinggal.” (HR Bukhari Muslim).



bukankah menyegerakan kebaikan adalah sesuatu yang baik?


Image Download from http://www.crunchyroll.com/library/Ai_Haibara

Sampai kemudian Hana membaca tentang penelitian eksperimen orang samaria yang baik (good samaritan). Jurnalnya bisa didownload disini.

John Darley dan C. Daniel Batson pada tahun 1973 meneliti mengenai pengaruh kepribadian dan situasi dalam perilaku menolong yang terinspirasi dari cerita orang samaria yang baik di Injil.
Orang samaria menolong orang yang kesakitan di jalan sementara pendeta dan orang Levite yang lebih dulu melewatinya malah tidak menolong. Cerita ini sering diartikan bahwa orang baiklah yang akan berhenti menolong sementara yang tidak baik, tidak akan berhenti menolong.

Namun John Darley dan C. Daniel Batson mempertanyakan apakah keputusan menolong tidaknya seseorang hanya dipengaruhi oleh kepribadiannya? Atau faktor situasi juga berpengaruh?

Penelitian ini melibatkan 40 siswa di Princeton Theological Seminary yang sudah mengisi kuesioner kepribadian dan religiusitas. Mereka diminta mengisi kuesioner kemudian setelah selesai mereka diminta pergi ke gedung lain untuk mengerjakan tugas ceramah (berbicara) mengenai pekerjaan atau cerita orang samaria yang baik.

Ada tiga perbedaan tingkat ketergesaan dalam memberi tahu peserta untuk pergi: diberi tahu bahwa mereka sudah terlambat dan asisten peneliti sudah menunggu dari tadi (high hurry),  diberi tahu bahwa ada asisten peneliti yang sudah siap menunggu (intermediate hurry), dan diberi tahu bahwa asisten peneliti sedang bersiap-siap, tapi lebih baik peserta pergi ke gedung lain dari sekarang (low hurry).

Dalam perjalanan ke gedung lain, terdapat confederate (aktor yang merupakan bagian dari studi) yang berpura-pura kesakitan dan membutuhkan bantuan. 

Pertanyaannya peserta seperti apakah yang akan menolong?

Ternyata hasilnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok yang diberi tugas ceramah mengenai pekerjaan dan cerita orang samaria yang baik, tapi terdapat perbedaan signifikan jika dilihat dari tingkat ketergesaan.
Dalam kelompok high hurry, hanya 10% peserta yang berhenti menolong confederate, sementara ada 45% yang menolong confederate dari kelompok intermediate hurry, dan dalam kelompok low hurry, yang berhenti menolong mencapai 63%.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku menolong ternyata cenderung dipengaruhi oleh faktor situasi, tidak hanya kepribadian.


Hal lain yang Hana pelajari adalah jangan terlalu cepat melabel orang lain "jahat" karena tidak menolong, mungkin mereka sedang terburu-buru.

Membaca penelitian ini membuat Hana inget cerita Ali yang berjalan pelan-pelan di belakang seorang Kakek Yahudi dalam perjalanannya menuju salat subuh di mesjid. Melihat kebaikan tersebut, malaikat pun menahan rukuk Rasulullah agar Ali bisa ikut shalat berjamaah.

Mungkin salah satu hikmah jangan tergesa-gesa dalam berjalan ke mesjid dan melakukan sesuatu adalah agar kita tidak melewatkan kesempatan menolong.


O ia hana juga belajar hal lain, pertanyaan hana salah, Saudara-saudara.
Hehe
Ada perbedaan antara bersegera dan tergesa-gesa, bisa baca disini dan disini. :D



Daftar Pustaka


Darley, J. M., & Batson, C. D. (1973). “From Jerusalem to Jericho”: A study of situational and dispositional variables in helping behavior. Journal of Personality and Social Psychology, 27(1), 100–108. doi:10.1037/h0034449

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Mengapa Masa Depan Tidak Memiliki Spoiler?

|
aku sangat suka membaca buku cerita bergenre misteri
suka bagaimana cerita tersebuk membuatku berpikir
menimbulkan rasa penasaran, menebak-nebak, belajar hal baru dan menerima kejutan

tapi beberapa waktu lalu aku pernah berharap cerita masa depanku bukanlah misteri
yah, setidaknya kuharap masa depan memiliki spoiler
sekarang ada banyak hal yang memiliki spoiler
seperti buku, film, tes-tes ujian masuk, dll
ada banyak artikel yang memberi tahu apa yang akan terjadi kalau kau melakukan ini, melakukan itu
tapi sebenarnya masa depan tetaplah misteri
aku pernah berandai-andai jika masa depan memiliki bocoran mengenai apa yang akan terjadi
dan apa yang sebaiknya kulakukan
tidakkah itu akan menghemat waktu?

Tapi temanku bilang spoiler mengurangi kenikmatan
tidak akan ada lagi degup berdebar, rasa terkejut
Justru karena masa depan misteri, kita masih bisa berharap yang tidak mungkin, mustahil
membuat kita berusaha dan berdoa yang terbaik
saat itu, kita akan menyerahkan segalanya pada Allah

Aku baru saja menonton video Ust Nouman Ali Khan tentang refleksi Surat Yasin





Ternyata Allah memberi tahu Rasulullah SAW bahwa kebanyakan orang kafir Qurais tidak akan beriman, hanya sebagian kecilnya saja. Tapi Allah tidak memberi tahu secara spesifik siapa saja sebagian kecil tersebut.
Allah menyuruh Rasulullah SAW tetap berdakwah menyeru seluruh kaum Qurais agar masuk Islam. Padahal kalau diberi tahu mungkin akan menghemat waktu.
Tapi bukan begitu caranya.
Peristiwa tsb mengajarkan pada kita bahwa hal pun tidak berjalan mudah bagi Rasulullah SAW.
Allah tetap memintanya mencoba semua cara (yang baik tentu saja) dan berusaha yang terbaik :)


“The mystery of life is not a problem to be solved
but a reality to be experienced”
Kimberly Bryant Hunter


“ Uncertainty and mystery are energies of life.
Don't let them scare you unduly,
for they keep boredom at bay and spark creativity.”
R. I. Fitzhenry

Mungkin karena itu, masa depan tidak memiliki spoiler. :)

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015


Mencintai apa adanya

|
Setiap orang menginginkan
sosok yang mencintainya dirinya apa adanya
Mencintai Segala kekurangan dan kelebihannya
Bukan dicintai karena sosok yang dibayangkan
bukan karena mirip sosok yang dia inginkan
bukan karena topeng yang dipasang
Sehingga kita tidak perlu takut
sosok tersebut akan
menyesal saat ilusi tersebut tersingkap
dan pergi meninggalkan kita


Hanya Allah lah
Yang tahu kekurangan kita
Aib dan dosa-dosa kita
Kelebihan dan kekuatan kita
Dengan persepsi yang tepat
dan sempurna

Dia tahu yang kita tampakan dan sembunyikan
Bukan sosok bayangan
Bukan topeng
Bukan karena kita mirip seseorang

DIA mencintai kita apa adanya
Dia tidak hanya ada saat kita memunculkan sisi terbaik kita
ada di saat kita memunculkan sifat terburuk kita

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Ayahku bukan ayah terbaik di dunia

|
Jika ada penghargaan ayah terbaik di dunia,
Kurasa ayahku tidak akan memenangkannya
Ayahku bukan ayah terbaik di dunia tapi...

hingga usiaku 8 tahun
jika kami hendak menyebrang, Ayahku akan menggendongku
membawaku dan memastikan aku baik-baik saja

Dia sangat suka kalau kami pergi foto keluarga setahun sekali

Dia suka memberi Al-Quran tiap kali sepupu atau temanku berulang tahun

Dia sangat suka membaca
Aku sering melihat punggung ayah duduk di kursi dengan bukunya
Dia menikmati kesendiriannya bersama buku


Saat aku haid dan pembalutku habis,
Dia mau pergi ke toko atau supermarket membelikan aku pembalut
meski sering kali pembalut yang dia beli tidak sesuai keinginanku
Dia sulit membedakan merk, wings atau non wings, maxi atau regular

Ayahku suka jalan-jalan dan dia suka berjalan kaki
Aku sering kesulitan mengimbangi langkah kakinya yang panjang dan cepat


Dia mau mengantarku ke sekolah
dan membawa motor melaju sangat pelan
20 km/jam
butuh waktu setengah jam untuk sampai ke sekolah
padahal bisa ditempuh dalam waktu 15 menit
mungkin ayah ingin menikmati waktu bersama kami berdua lebih lama

Aku bersyukur ayahku bukan seorang perokok
Dia pernah merokok tapi hanya saat dia SMA
Dia sudah kapok


Dia tidak mau berjanji jika dia tidak bisa menepati
Susah sekali merayu untuk meminta sesuatu padanya
Tapi jika aku meminta buku, kemungkinan besar dia mau membelikannya



Ayahku bukan ayah terbaik di dunia
tapi di mata Allah, dialah sosok ayah terbaik untukku
karena itu Allah mengirimnya
dan aku bersyukur atas ketetapan tersebut
Alhamdulillah, terima kasih ya Allah


Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Mengapa tidak memintanya menunggu?

|
Image Courtesy of Luke Pamer at unsplash.com


A : Mengapa tidak memintanya menunggu? Aku rela menunggu jika hanya setahun demi menikahi gadis yang kucintai

B : Lalu apa yang akan kami lakukan selama menunggu?
Aku takut kami melakukan aktivitas yang mirip pacaran dan terjerumus zina.
Aku takut kami tidak pintar menjaga diri dan hati.
Aku tidak mau menjadi orang yang mengotori hatinya.
Lagipula tidak ada jaminan, apakah aku siap atau masih hidup setahun kedepan.
Aku hanya ingin yang terbaik untuknya.
Aku tahu dia ingin cepat menikah dan saat ini aku belum siap.
Kondisiku masih berantakan.

A : Hmmm.. Aku mengerti. Tapi apa kau yakin?
Kau rela dia bersanding di pelaminan dengan gadis lain?!

B : *Menarik dan menghela napas* Bismillah, jika itu memang yang terbaik. Kuserahkan semuanya pada Allah.

A : Baiklah, semoga keputusanmu bukan keputusan yang gegabah dan semoga kalian berdua mendapatkan yang terbaik.

B : Amin..  Terima kasih.

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Romantis

|
Aku selalu bermimpi mendapat surat cinta
Surat yang berisi pernyataan cinta
Alasan mengapa aku dicintai
Surat yang berisi kata-kata istimewa dan bisa kubaca berulang-ulang
Bukankah surat cinta itu romantis?

Kalian tahu, keinginanku terwujud
aku sudah mendapatkannya!

Kalimat pertamanya adalah
Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan


DIA memintaku untuk membacanya
Oh tentu saja aku mau membaca surat cinta!

Isi surat cintaNya tidak hanya terdiri dari satu kalimat, tapi banyak
Kurasa karena satu kalimat belum cukup untuk mengambarkan cintaNya
Betapa banyak cinta yang ingin DIA ungkapkan

Selain pernyataan cinta, isinya ada cerita, petunjuk, larangan, doa, sejarah, pengetahuan alam dan sosial.
Pengirimnya kenal baik dengan diriku.
DIA tahu kalau aku suka membaca

Hal yang paling aku sukai adalah surat ini menjelaskan tentang tujuan hidupku sebagai manusia

Alhamdulillah, Terima kasih ya Allah karena telah mengirim Al-Quran
Surat cinta dari sang Kekasih untuk yang dikasihiNya
Surat Cinta dari Allah kepada hambaNya

Image Courtesy of chazaib at pixabay.com

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015









Jangan berhenti berbuat baik

|
A: Aku tidak mengerti mengapa ada orang-orang yang suka mengganggu dan berbuat jahat pada kita padahal kita baik baik saja pada mereka

B: Disitulah justru ujiannya

A: Maksudmu?

B: Apakah kau akan berhenti berbuat baik jika kau tidak dibalas dengan kebaikan. Kalau kau berbuat baik hanya demi mendapat balasan perlakuan baik, kau akan berhenti begitu orang tersebut berlaku jahat padamu. Tapi jika kau melakukannya karena Allah, kau tidak akan berhenti karena kau yakin Allah Maha Melihat dan Maha Membalas.
Semangat. Jangan menyerah kawan. Teruslah berbuat baik.


Image Courtesy of blickpixel at pixabay.com

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Tergantikan

|
Kau berpikir tidak ada yang dapat mengantikannya
kau mengira tidak dapat menemukan yang spesial seperti dia
Tapi tahukah kau
segala sesuatu didunia ini tidak ada yang kekal
selalu ada awal dan akhir
akan tiba suatu akhir bagi perasaanmu
saat masa itu tiba,
kau akan bertanya-tanya
mengapa dulu kau berpikir tidak bisa hidup tanpanya
mengapa kau terlalu lama bertahan

Image Courtesy of Milada Vigerora at unsplash.com

 

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

 



Ramadhan, The Muslim's Bonus Level

|

Ramadhan, bulan suci bagi umat Islam ini mirip dengan level bonus di video game:
a. waktunya terbatas, ramadhan biasanya berlangsung hanya 29 atau 30 hari, tidak selamanya.
b. hanya muncul di waktu spesial atau sesekali (ramadhan hanya hadir setahun sekali)
c. point (pahala) dari hal biasa yang kau lakukan akan dilipatgandakan

Menyadari hal tersebut, tidak jarang muslim menanti datangnya ramadhan dan  bersuka cita menyambut ramadhan \(^0^)/



Alhamdulillah, tahun ini Hana berkesempatan bertemu dengan bulan ramadhan
*sujud syukur*
Alhamdulillah, terima kasih banyak ya Allah.

Tarawih pertama Hana kemarin malam ikut di mesjid deket kosan.
Nah, ceramah sehabis shalat isyanya diisi oleh seorang kakek tua ((beliau tidka memperkenalkan diri dan Hana ngga tahu juga)
Beliau bilang untuk mengganggap ini sebagai ramadhan terakhir.
Awalnya Hana berpikir tentu saja beliau kan sudah tua jadi menganggap ini ramadhan terakhir, kemudian seolah-olah bisa baca pikiran Hana, beliau bilang kematian itu bisa datang kapan saja.
Astagfirullah!
Jeng Jeng!
Hana lupa kalau kematian datangnya tiba-tiba, tanpa permisi dan minta izin, jadi ngga kenal usia. Belum tentu Hana berumur panjang.
Jadi ramadhan kali ini harus bisa memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan oleh Allah dengan sebaik-baiknya.

Semangat!
Selamat berpuasa temen-temen!
Semoga ramadhan kali ini lebih baik dan berkah dari ramadhan-ramadhan sebelumnya.
Semoga dosa kita diampuni dan bisa jadi hamba-hamba Allah yang bertaqwa.
Amin



Apakah KAU ingin mengatakan bahwa KAU mencintaiku?

|

Baru-baru ini aku menelisik ke masa lalu
memikirkan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupku
khususnya tentang kisah cintaku dan rentetan patah hati

aku selalu mengadu padaMu tentang pria-pria yang kucintai
tentang bagaimana aku jatuh cinta
hingga akhirnya aku patah hati

KAU selalu ada disana, mendengarkan
meski keluhanku sudah seperti kaset rusak yang diputar berulang-ulang
Aku selalu menganggap keberadaanMu sesuatu yang wajar

Butuh waktu lama bagiku untuk sadar
menerjemahkan kode dan tanda yang KAU kirimkan padaku
KAU bertahan saat yang lain pergi
KAU sabar sekali menghadapiku
Memperlakukanku dengan baik,
meski aku hanya datang padaMu saat butuh

Mungkin ini terlambat atau terlalu tiba-tiba,
Tapi aku penasaran,
Apakah KAU sebenarnya ingin mengatakan bahwa KAU Mencintaiku?
Berharap suatu saat aku dengan sukarela memilihMU?
Berharap suatu saat nanti aku akan berkata
"Aku baru saja jatuh cinta..
jatuh cinta..
kepadaMu"
?


Aih,  sepertinya aku lumer akan kegigihanMu
Terima kasih banyak karena bersabar dan tidak memaksa
Terima kasih tetap dekat ketika yang lain menghilang
Aku sekarang juga mencintaiMU
Semoga ini belum terlambat
Bisakah KAU membantuku untuk terus cinta kepadaMU?


Image download from https://islamicreflections1.files.wordpress.com/2014/09/quote160913yasmin-mogahed.jpg


Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015






Mari Berbagi

|

Aku malu

|
Ya Allah, aku malu
Tidak sekali dua kali aku lupa padaMu
Lalai dan membangkang perintahMu
Berulang kali aku tersesat
Ada banyak alasan bagiMu untuk membenciku



Tapi kau tak pernah alpa memberi yang kubutuhkan
Tak pernah alpa memberiku petunjuk
Aku jadi bertanya-tanya jika sebaik ini perlakuanMu padaku?
Sebaik apa perlakuanMu pada hamba yang taat kepadaMu?

Ya Allah, aku malu
Ketika sadar betapa besarnya cintaMu
Aku masih mencintai dunia ini
Masih sering berbuat dosa
Ya Allah,bantu aku mencintaiMu melebihi apapun di dunia ini
Ya, Allah cabut rasa cintaku pada dunia
Letakkan cinta padaMu, Rasulmu dan akhirat dalam hatiku
Ya Allah, bantu aku masuk golongan hamba-hambaMu yang taat
Yang selalu berdzikir kepadaMu
Yang sibuk dengan kebaikan

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015


Dear my future husband

|
Dear my future husband,


Image Courtesy of David Mao at unsplash.com


Sedang apa kau disana?
Meski saat ini aku tidak tahu kau siapa dan dimana.
Semoga saat ini kau baik-baik saja.
Aku berharap Allah selalu melindungimu.


Aku selalu suka cara Allah menghiburku.
Kau tahu aku punya satu keinginan
aku berharap maharku nanti komik yotsuba
Dan kemarin saat ke gramedia Grand Indonesia, aku menemukan komik yotsuba volume 1-2.
Ternyata Elex mencetak ulang komik tersebut. \(^0^)/
Alhamdulillah. Yuhu! Yippie! Yeah!
Aku senang melihatnya.
Akan kuanggap ini sebagai pertanda
bahwa sebentar lagi aku akan bertemu dirimu,
Amiin
Eh, kau tidak keberatan kan kalau aku meminta maharnya komik atau buku?


O ia, aku baru saja selesai membaca buku The Secret of Happy Families oleh Bruce Feiler.
Apakah kau sudah membacanya juga?
Buku ini benar-benar bagus.
Aku tidak menyangka dapat menemukan buku yang masuk tipe buku yang ingin kutulis dan kubaca sekaligus.
Aku tidak sabar mempraktikan bersamamu.
Tentu saja ada beberapa hal yang harus dimodifikasi sesuai nilai, kondisi dan kesepakatan kita.
Semoga kita bisa menjadi keluarga yang bahagia.

Terima kasih sudah membaca suratku.



Love,

Your future wife

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Selalu Ada Tempat

|
Kau merasa terjebak
Dalam lingkaran setan
Meski memiliki keinginan untuk mengakhiri perbuatan berdosa
Entah kenapa kau kembali mengulanginya
Kendali dirimu seolah hilang
Hati kecilmu menjerit dan memberontak
Diliputi rasa cemas dan bersalah
Ingin mengumpat dan memaki
Betapa bodohnya dirimu
Masuk lubang yang sama berulang kali

Karena dosamu sudah menggunung
Kau ragu apakah Dia akan mengampunimu
Saat ini terasa mustahil
untuk dapat keluar
karena telah lama tenggelam dalam lumuran dosa

Tahukah kamu bahwa Tuhanmu Maha Pengampun? 
ampunanNya jauh lebih luas dan lebih besar dibanding langit dan bumi
Percayalah Dia sanggup dan akan menyambutmu
Untuk membantumu keluar dari ketidakberdayaan
Dalam melawan dirimu sendiri
Dan melindungimu dari godaan setan
Jangan kehilangan harapan 
Mohonlah ampunan sang Maha Pengampun
Berdoalah memohon pertolongan Allah


Ingatkah kau tentang Umar bin Khattab?
Beliau pernah ingin membunuh Rasulullah
apakah kau pernah ingin membunuh Rasulullah?
Lihatlah, bagaimana Umar kemudian berhasil menjadi sahabat Rasulullah
Apa kau ingat Khalid bin Walid?
Beliau pernah termasuk barisan depan memerangi Rasulullah
tapi kemudian beliau bertobat dan menjadi pedang Allah
Masa lalu kelam bukan berarti seluruh hidup dan masa depanmu pun akan kelam
Karena hidup adalah perjuangan meraih akhir yang baik
Selalu ada tempat untukmu kembali dan menjadi baik



Ya Allah , kami telah mendzolimi pada diri kami sendiri,
jika tidak engkau ampuni kami dan merahmati kami 
tentulah kami menjadi orang yang rugi.


Image Courtesy of  Dominik Schröder at unsplash.com




Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Let him go

|
Wahai diri,
Kumohon
Let him go
Lupakan dia
Lepaskanlah
Jika dia memang jodohmu, percayalah suatu saat akan disatukan
Jika Allah berkehendak, Dia punya bermacam cara yang tidak terhingga untuk menyatukan kalian
Daripada khawatir, lebih baik berdoa
Perbaiki diri
Kejar mimpi!
Masih banyak yang harus dilakukan, bukan?

Image Courtesy of Blair Fraser at unsplash.com


Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Happy Day with Fida

|
Assalammu’alaikum Guys

Hana menghabiskan sabtu ini bersama sahabat Hana, Fida. Kami berjanji bertemu untuk makan siang di Happy Day Restaurant.

Hana pergi ke Happy Day Restaurant dari halte Monas naik City Tour Bus Jakarta. 
Temen Hana, Retno yang pernah ke sana bilang kalau Hana berhenti di Halte Pecenongan, tapi Hana liat busnya setelah dari monas, berhenti di halte ANZ. 
Hana jadi ngga yakin untuk turun. Pas busnya jalan 10 detik kemudian, Hana lihat dong Plang Happy Day Restaurant. 
Karena Hana tahu city tour bus ngga bisa berhenti seenaknya, Hana berharap halte selanjutnya ngga terlalu jauh, jadi hana bisa jalan untuk balik lagi. 
Ternyata busnya berhenti di Halte Pasar Baru. Hana berhenti di situ, terus jalan kaki balik arah ke Happy Day. Pas Hana sampai ke sana, Fida belum sampai. 
Ada hikmahnya ternyata, kalau Hana tadi langsung turun di halte Bus ANZ, masa tunggu Hana nunggu Fida akan lebih lama jadi Hana dibiarkan salah turun biar Hana jalan-jalan dulu. Hehehe (padahal emang Hananya aja yang suka nyasar).
Alhamdulillahnya Hana selamet sampai meski sempet nyasar.

Desain interior Happy Day Restaurant  bagus. Hana suka juga sama taglinenya “Every day is a happy day”. Hana pesen grilled chicken steak dan kiwi sparkling.

Baiknya restaurant ini ngasih snow ice gratis kalau makan di tempat terus follow dan tweet @HappyDayRestaurant. Hana sudah coba dan alhamdulillah dapet snow ice gratis. \(^0^)/

Sayangnya pencahayaan restaurantnya ngga bersahabat buat foto-foto berdua, tapi sangat mendukung untuk foto makanan. Hana ngerasa hasil foto makanan bahkan lebih baik dari persepsi Hana ngelihat makanan tersebut langsung.

Hana dan Fida


Selesai makan, kami berdua berencana naik  City Tour Bus, tapi setelah hampir satu jam menunggu, busnya ngga dateng-dateng. Akhirnya kami memutuskan berjalan dan naik bus transjakarta saja. Pas kami di seberang halte bus transjakarta Pecenongan, City Tour Busnya lewat dong. Hahahaha
Belum rezeki. Bye-bye deh!

Kemudian kami memutuskan untuk ke GI. Sampai GI kami merasa kehausan dan memutuskan ke Carls Jr, karena inget minum disana bisa refill. Hehehe..
Btw, Hana pesen Crisscut Fries dan kaget pas tahu Crisscut Friesnya lebih banyak dibanding bayangan Hana. Alhamdulillah. Hana juga terharu pas Mas-masnya udah nyediain saus sambelnya, biasanya kan self-serving kalau ke fast food.
Btw, Hana merasa tersindir sama tulisan di cup minuman Carls Jr. “Eat like you mean it.”

Berapa kali ya gue denger orang bilang “Han, loe makan tuh kayak kepaksa, kayak ngga nafsu. Kalau loe yang makan kayaknya ngga enak.”
#Jleb
Mungkin karena gue nganggep makan sebagai kewajiban atau keharusan kali ya.
Hana jadi inget Sarang dari reality show Return of Superman, dia dan keluargana tuh kalau makan kayak makanan yang mereka makan adalah makanan terenak. Bikin ngiler dan laper kalau liat dia makan.
Hm... mungkin kalau kalian mau diet dan ngga nafsu makan, sering-sering makan bareng Hana Bilqisthi kali ya. Hehehe (^^)v

Setelah puas minum dan makan, kami ke Gramediaaa!
Fida nanya gue pengen beli buku ngga?
Soal pengen mah pengen, kayaknya list buku yang gue pengen beli ngga habis-habis, nambah mulu karena selalu terbit buku baru yang pengen dibeli. ( -_-)/|
Tapi mengingat bulan ini gue udah boros beli buku, jadi gue cuma bisa lihat,pegang terus diangkat tinggi-tinggi dan teriak “Aih, ini buku yang pengen gue beli” kemudian mengembalikan buku tersebut ke raknya.
Atau Hana catet untuk dimasukin wish list buku yang Hana ingin beli. Hehe
Hana seneng kok pergi ke Toko Buku, refreshing liat cover-cover buku yang cantik.


Alhamdulillah, hari ini menyenangkan. Semoga besok lebih menyenangkan \(^0^)/



Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015


Happy Ending

|
I like love story and My favorite love story is my parent's one. 
They met only once through their religious mentor before they decided to get married. 
My mom told me how she felt shy and blush when her eyes met my father's eyes. I consider their story is so romantic. I want to be like them, too. I want to have similar story, met then get married.

Image Courtesy of winnond at freedigitalphotos.net


Every story have conflict and resolution
Well they have too
Despite I love their beginning, I must admit I hate their ending, yeah they divorced.
It shook me, rock my world, and my faith.

When I heard my parent was going separate, the place I want to go the most is the past. 
Their love story is my favorite one, and I can't bear the not happy ending one: their marriage. 
I want to help them rewrite their marriage so maybe they had better ending. But I can't go back to the past, so I tried to fix the present. 
I read a lot of books and articles to learn what make the marriage strong and what went wrong. I tried to facilitate my father and my mother. But it is not easy, they heart no longer met. 
When my father willing to change, my mother did not appreciate him, and vice versa. My mother also feel hopeless.  
It is like watching two favorite persons whom I knew that love each other but choose separate instead stay together.
I mean I think they hurt because they love each other. We have high expectation to people whom we love, and feel sad, anger, hurt when they fail to.



Divorce are miserable process, heartbreaking, and it is an ending.
No one is dream being divorce when they decided to get married.
But it isn't the end of our life. 
Yeah, of course, we were hurting because the divorce, but we were too when we stay in unhappy, bad marriage.
I learned divorce can considered as happy ending too.
They stop hurting each other.
It took me a while to realize my parent divorce is a gift, a blessing in disguise.

Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015


Ini Bukan Akhir

|
Assalamu’alaikum Guys

Alhamdulillah Hana ngga lolos seleksi wawancara BPI LPDP tahap 2 2015.
*Sujud Syukur* :D

Kalian pasti bingung:
Han, ngga lolos kok malah seneng sih?
Hehehe..  Tenang kalian ngga sendirian
Pas Hana kabari hal ini ke temen-temen Hana, mereka juga bingung sama reaksi Hana.
Hehehe
Kemarin-kemarin Hana udah berdoa minta dilolosin sama Allah. Selain itu, Hana juga berdoa semoga Allah membuat Hana bersabar dan bersyukur atas keputusannya.
Jadi pas tahu ngga lolos, Hana biasa aja.
Hana sadar gagal lolos BPI LPDP bukanlah kegagalan final. Masih ada banyak cara dan kesempatan untuk mencapai cita-cita perantara menjadi penulis dan Marriage and Family Therapist (Cita-cita utama mah masuk surga).
Yeay!
Mohon doanya ya!
(^0^)/

Pas Hana ngabarin berita ini ke Umi Hana, Umi bilang
“Umi ngga berhenti mendoakan Jeje.  Semoga jeje tambah tangguh menghadapi kekecewaan, Allah begitu cinta pada kita hambaNya diberi nikmatnya keinginan yang tertahan.”
:”)
Alhamdulillah. Hana jadi terharu pas bacanya.

Hana jadi inget kisah para Nabi dan orang-orang shaleh di dalam Al-Quran.
Misalnya Nabi Ibrahim, Nabi Zakaria yang tidak lelah berdoa meminta kepada Allah untuk meminta keturunan. Mereka ini termasuk orang-orang yang dicintai Allah dan memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah, dan keinginan mereka tidak langsung terkabul. Apalagi Hana yang ngga ada apa-apanya dibanding mereka.
Atau kisah Ibunya Nabi Musa. Beliau berdoa agar Nabi Musa tidak dibunuh Firaun dan dia pun menghanyutkan Nabi Musa ke sungai, tapi alih-alih menjauh dari Firaun, Nabi Musa justru ditemukan oleh istri Firaun. Ibu Nabi Musa tentu saja tidak percaya, dia mendapatkan hal yang berlawanan dengan keinginannya. Tapi justru karena Nabi Musa berada di Istana Firaun lah, Nabi Musa selamat dan malah diangkat anak oleh Firaun.


Intinya Hana mau bilang jangan putus asa akan rahmat Allah.
Sesulit apapun kondisi yang kita alami.
Kalau keinginan kita belum dikabulkan bukan berarti Allah ngga sayang sama kita.
Jangan berhenti berdoa, percaya dan berprasangka baik pada Allah.
Semangat!
(^-^)9


Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Review Buku Jas Putih Tapi Hitam

|
Assalamu’alaikum Guys :D
Hana mau review buku Jas Putih Tapi Hitam karya Reqgi First Trasia.
Biasanya Hana review buku di goodreads tapi buku ini ngga ada ISBN nya jadi Hana tulis review Hana di blog Hana.

Hana udah tanya Kak Reqginya katanya ISBN lagi diurus, mungkin baru ada di cetakan ke2.
Hana tertarik beli buku ini setelah kak Andika Amri, suaminya Kak Reqgi update status di Facebook pada tanggal 25 Mei lalu
Saat orang tua lain mengatakan “Hati-hati bawa mobil…”, orang tuaku mengatakan “Hati-hati bawa diri…”
Saat orang tua lain mengatakan “Uang bulanan yang mama kirim cukup ga?”, orang tuaku mengatakan “Jangan lupa sebagian uang bulanan yang Ibu kirim, disedekahkan!”
Saat Ibu lain menyuruh “Jangan begadang, jangan tidur terlalu malam.”, Ibuku mengatakan “Jangan lupa bangun malam, jangan ditinggal tahajudnya!”
Saat Ayah lain mengatakan “Ingat, sebagai pewaris kekayaan Papa, kamu harus pintar, Papa sudah sediakan banyak relasi yang bisa menunjang karirmu sebagai dokter,”, Ayahku mengatakan, “Ingat, sebagai pewaris generasi bangsa ini, kamu harus jujur, Ayah sudah mewanti-wanti kamu agar menjadi satu dari sepuluh pemuda yang diharapkan Soekarno mampu mengguncang dunia!”
Saat orang tua lain menanamkan deposito (tabungan) untuk masa depan anaknya, orang tuaku justru menanamkan moral untukku dan untuk adik-adikku.

Secuplik penggalan dari novel berjudul "Jas Putih Tapi Hitam" karya Reqgi Frst Trasia
 pre-ordernya tinggal 6 hari lagi
Yang mau pesan bisa dengan format ini :
Kirim via WA / Line : +6281514442279
Atau via Twitter @ReqgiFirstT dgn hashtag ‪#‎jasputih
Contoh :
Andika Amri _ Depok _ andikamri@gmail.com
Salam,
Reqgi

Jadi setelah baca status tersebut, Hana kira ini novel tentang keluarga gitu, terlebih saat liat covernya


Jujur Hana sangka itu ibu dan anak, sempet berpikir, mana ayahnya kok ngga ada di cover?
Hehehe

Ternyata Hana salah sangka saudara-saudara. Itu gambar karakter utama di Novel ini, Refisa dari dia kecil sampai besar.
Novel ini bukan tentang novel keluarga, agak mirip otobiografi. 
Refisa ini mahasiswa FK Udayana, Hana sempet kepo Kak Reqgi dan beliau juga FK Udayana. Cuma di sinopsis udah di bilang meski banyak kemiripan, ini novel bukan otobiografi.
Hana ngerti sih, kemarin sempet baca tips nulis novel, mulailah menulis dari yang paling kita ketahui. Kayaknya kalau Hana nulis novel juga Hana bakalan buat tokoh utamanya kuliah di Fakultas Psikologi UI. Hehhee


Overall, novelnya seru dibaca, tempo alurnya cepet dan gaya penceritaannya sebagian besar ngalir.
Hana berhasil menyelesaikannya dalam waktu 2 jam.
Karakter Refisa ini banyak kemiripan sama Hana, ayahnya kerjanya ngga jelas, ibunya guru, pas SMP jadi ketua OSIS. Hana lumayan bisa ngerasa konek.
Alhamdulillahnya orang tua Refisa ngga cerai.
Kerennya karakter Refisa adalah dia mengganggap perlakukan "keras" orang tuanya yang sebagai salah satu ekspresi cinta mereka, kalau Hana mungkin ngga berpikir begitu.

Hal lain yang membuat Refisa Keren adalah dia bisa berprestasi dengan keterbatasan financial yang dia miliki.
Selain itu, dia juga aktif di kegiatan sekolah maupun kampus. Bahkan saat menjadi mahasiswa FK, dia ikut 2 organisasi. Hana suka sama karakter yang aktif seperti ini.
Cerita tentang menjadi minoritas muslim di Tanah Bali juga seru.


Agak disayangkan pas bagian Zehava, temen deket Refisa yang non muslim tanya-tanya tentang Islam ada bagian yang Refisa jelasin panjang banget. Hana berasa baca esai. Entahlah, Hana jadi nganggepnya kurang logis, ngga kebayang aja ada orang ngoceh secara rapi terstruktur sepanjang itu padahal dia bilang pemahaman Islamnya biasa aja.
Hal yang lain yang Hana sayangkan adalah pas Refisa main ke Turki, dia malah pakai penjelasan Mba Hanung 99 cahaya langit Eropa kesannya penulisnya ngga pede sama persepsinya sendiri.

Selain hal tersebut, novelnya cukup seru.
Kalau di goodreads, Hana bakal kasih 3 dari 5 bintang. :)




Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015



Tuhan itu Tidaklah Tidak Adil

|



Sering kali ketika dirundung masalah
Kita mengira tidak ada yang dapat mengerti
Perasaan kita
Kekhawatiran kita
Ketakutan kita
Kemarahan kita
Kasus kita unik
Kita sendirian
Kita bahkan mempertanyakan keadilan Tuhan
Mengapa kita ditimpa masalah ini
Mengapa orang lain tampak lebih bahagia

Padahal kalau saja kita tidak sibuk menunduk ke bawah
meratapi luka
Sebentar saja memalingkan pandangan
Menganti filter lensa sudut pandang
Atau justru membersihkan  lensa yang buram

Saat kita memperhatikan dengan seksama
Kita akan dapati seseorang
Atau justru banyak orang
ternyata mengalami masalah serupa
meski tidak 100% sama persis
Kasus kita tidaklah benar-benar unik

Seketika itu kita menemukan bahwa kita tidak sendirian
Ada orang-orang yang lebih dulu mengalaminya
Atau justru sama-sama sedang mengalaminya
Mereka memberi secercah harap
Bahwa kita dapat tetap kuat bertahan
bahkan dapat keluar

Lucunya, terkadang penyelesaiannya sederhana
hanya cukup menerima dan percaya
bahwa Tuhan itu tidaklah tidak adil




Tulisan ini ikut serta dalam gerakan #NulisRandom2015 dari 1 Juni-30 Juni 2015

Post Signature

Post Signature